RIUH-rendah suara gemuruh di Gedung Nasional pada hari Sabtu (30/ 01) lalu diakhiri oleh regu SMA Negeri 3 Karimun dengan kemenangan atas dua regu lainnya, SMK Negeri 1 Karimun dan SMK (swasta) Yaspika Karimun. Ketiga sekolah ini bersaing pada putaran ketiga babak penyisihan Lomba Cerdas Cermat (CC) Anti Narkoba Antar SLTA se-Pulau Karimun. Dua putaran pertama dan kedua juga diikuti masing-masing oleh tiga regu dari tiga sekolah yang berbeda.
Lomba CC Anti Narkoba dimulai dan dibuka pada hari Sabtu (16/ 01) dua pekan yang lalu. Pada hari Sabtu pertama itu saling berhadapan regu dari SMA Negeri 4 (regu A), MA Negeri Karimun Filial Tanjungpinang (regu B) dan SMA (swasta) Santu Yusuf (regu C) untuk mendapatkan satu tempat di babak berikutnya. Setelah melalui babak rebutan akhirnya regu dari SMA Negeri 4 Karimun keluar sebagai pemenang.
Selanjutnya pada hari Sabtu (24/ 01) lalu ditampilkan pula tiga regu lagi untuk mencari satu pemenang yang akan diadu pada babak final. Pada Sabtu kedua ini masing-masing tampil regu dari SMA Negeri 1 (regu A), SMA Negeri 2 (regu B) dan MA Yaspika (regu C) yang dimenangkan oleh regu dari SMA Negeri 1 Karimun. Artinya regu SMA Negeri 1 Karimun akan menyusul SMA Negeri 4 yang sudah lebih dulu mendapatkan tempat terhormat itu. Barulah menusul regu dari SMA Negeri 3 Karimun yang tampil di pekan terakhir untuk babak penyisihan.
Seperti dijelaskan oleh Ahmad Suhartoni Damanik, Ketua Penyelenggara Lomba CC Anti Narkoba bahwa dari tiga pemenang setiap babak penyisihan akan diadu pada babak final yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu (06/ 02) yang akan datang di tempat yang sama. "Pada babak fnal nanti, masing-masing akan saling beradu kemampuan antara regu SMA Negeri 4, SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 3 Karimun," jelasnya melalui telepon. Selain kemampuan menjawab pertanyaan-pertanyaan berkaitan narkoba, peserta juga diminta membuat ilustrasi pengantar sebelum tampil. Selain itu juga diadakan lomba 'yel-yel' antar regu yang juga ikut dinilai. Baik ilustrasi pengantar maupun yel-yel antar regu, tetap dinilai dan nilai itu akan dijumlahkan dengan peroleh nilai ketika menjawab pertanyaan dalam lomba.
Untuk memberikan penilaian kepada para peserta lomba, panitia sengaja mengundang Dewan Juri dari Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Kasat Narkoba Polres Karimun dan dari KPA Kabupaten Karimun. Dengan demikian diharapkan para juri bisa lebih objektif dalam memberikan penilaian. Lebih jauh Ahmad Suhartoni ketika ditanya tentang maksud diadakannya lomba ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada para pelajar tentang bahaya narkoba. Diharapkan dengan mengenal, mengetahui dan memahami dengan baik perihal bahaya obat-obat terlarang ini, para generasi muda itu mampu menghindari penyalahgunaan narkoba sekaligus mengingatkan teman-temannya. Maka jauhi dan jauhilah penyalahgunaan barang haram ini. Itulah amanat utama dari lomba cerdas cermat ini.
"Dengan lomba CC Anti Narkoba ini semoga pemahaman para siswa jauh lebih kuat berbanding jika diadakan penyuluhan atau sosialisasi saja," kata Ahmad yang dikenal sebagai wartawan senior itu. Sangat penting, pemahaman yang kuat dan mendalam dari para siswa tentang bahaya narkoba. Narkoba harus diingatkan sebagai musuh yang sangat berbahaya bagi generasi muda.
Ajang lomba CC Anti Narkoba tahun 2016 yang ditaja oleh Polres Karmun, selain diikuti oleh para pelajar di tingkat SLTA juga diikuti oleh para pelajar di tingkat SLTP. Menurut informasi yang diperoleh dari Ketua Panitia Pelaksana Lomba, tiga SMP terbaik dalam lomba ini adalah 1) SMP Negeri 1 Karimun, 2) SMP Negeri 1 Meral dan 3) SMP Negeri 3 Tebing. Lomba ini juga sekaligus menguji para pelajar Karimun dalam lomba cerdas cermat ini.***
Posting Komentar
Berikan Komentar Anda