BREAKING NEWS

Sabtu, 14 Maret 2015

Anakku Belum Manfaatkan Waktu

PADA apel menjelang masuk ujian hari Jumat (13/ 03) kemarin, saya mengingatkan para peserta ujian, pentingnya memanfaatkan dan mengefektifkan penggunaan waktu ujian. Ujian hari ini adalah hari kelima dari enam hari jadwal yang sudah ditentukan. Artinya sudah empat hari Ujian Sekolah (US) untuk kelas XII (SMA) berlangsung sejak hari pertama, Senin (09/ 03) lalu itu.

Saya menyampaikan topik 'Perlunya Memanfaatkan Waktu dalam Ujian' ini adalah karena ternyata selama empat hari berlangsungnya ujian yang cukup penting ini, masih ada beberapa orang peserta ujian yang tidak atau kurang memanfaatkan waktu dengan baik selama berlangsungnya ujian. Kesimpulan ini tidak hanya berdasarkan laporan penitia tapi juga karena saya melihat sendiri.

Beberapa indikasi siswa yang tidak atau belum memanfaatkan waktu dengan baik misalnya, ada siswa yang ketika berlangsungnya ujian menyandarkan kepalanya ke meja, seperti seorang yang sedang tidur. Tangannya juga tidak sedang menulis sementara matanya juga tidak sedang melihat halaman/ lembaran soal ujian saat itu. Selain itu ada juga siswa yang keluar ruang ujian dengan alasan pergi ke WC untuk buang air. Dan itu lebih dari sekali. Padahal selama waktu terbuang untuk ke WC itu, panitia tidak akan memberikan tambahan waktu dalam menjawab soal-soal ujian. Ini sesuai peraturan dan ketentuan ujian.

Selain dua hal itu, masih ada pula siswa yang baru setengah waktu berjalannya ujian, sudah tidak lagi mengerjakan soal-soal ujiannya. Seolah-olah pekerjaannya sudah selesai. Dia termenung atau sekadar duduk saja di ruang ujian karena panitia memang tidak membenarkan keluar ruangan ujian sebelum bel panjang tanda berakhirnya waktu ujian dibunyikan.
Suasana US 2015

Sedihnya, menurut panitia ujian, para siswa yang kurang atau tidak memanfaatkan waktu itu, ternyata hasil ujiannya setelah dikoreksi, tidak menunjukkan nilai yang baik atau memuaskan. Nilai yang mampu mereka raih masih jauh dari nilai 'minimal' yang ditargetkan sekolah. Apalagi berbanding dengan nilai 'baik' yang diharapkan sekolah, justeru masih jauh dari itu. Di satu sisi, mereka masih menyia-nyiakan waktu untuk bekerja dengan baik, sementara di sisi lain, nilai perolehan mereka masih jauh dari harapan. Ini tentu saja merisaukan.

Itulah sebabnya dalam amanah-motivasi pagi kemarin itu, saya sengaja mengingatkan para siswa untuk benar-benar berhitung dengan waktu yang tersedia. Jangan sia-siakan waktu ujian, agar hasilnya maksimal. "Kalian belum memanfaatkan waktu dengan baik dan efektif, Anakku!" kata saya di depan mereka. Saya tidak hanya menjelaskan pentingnya US ini karena akan ikut menentukan kelulusan, tapi yang juga sangat penting adalah dalam menghadapi UN nanti.

Jika pada UN nanti mereka tidak juga berubah, tidak memanfaatkan waktu dengan baik, tentu saja mereka nanti akan merugi sendiri sekaligus akan merugikan sekolah. Oleh karena itu, ayo para siswa, "Ujian yang masih tersisa, ikutilah dengan lebih baik. Dan yang lebih penting lagi, UN nanti harus dipersiapkan diri dengan baik."

Meskipun yang melakukan tindakan 'bodoh' ini hanya beberapa orang saja, itu juga akan merugikan mereka sekaligus merugikan sekolah. Orang tua pun akan dirugikan karena harapannya nanti tidak akan terwujud. Padahal begitu besar harapan dari orang tua dan begitu besar juga biaya yang telah dikeluarkan orang tua untuk keperluan sekolah ini. Ok, semoga mereka itu segera berubah.***

Posting Komentar

Berikan Komentar Anda

 
Copyright © 2016 koncopelangkin.com Shared By by NARNO, S.KOM 081372242221.