BERTEMAN di FB
(Facebook) sudah menjadi keseharian pengguna internet. Seperti Medsos (Media
Sosial) lainnya FB sangat banyak penggunanya di seluruh dunia. Kurang lebih 3
Miliar tercatat sebagai pengguna FB. Dan Indonesia, tercatat sebagai pengguna
FB ke-empat terbanyak di dunia.
Dengan FB kita
saling berkenalan, saling menyapa dan bahkan bisa juga bertatap wajah (foto/
video) dari jarak yang amat jauh. Tegasnya, dengan FB kita bisa merasa begitu
dekat walaupun entah berapa ratus atau berapa ribu kilo meter jarak di antara
pengguna FB.
Satu fenomena yang
wajib diwaspadai oleh pengguna FB adalah penyalahgunaan akun FB kita oleh orang
lain dengan maksud-maksud tertentu. Setelah berhasil diretas, biasanya akun
kita akan dipakai untuk menipu dan atau untuk mengirimkan pesan dan
gambar-gambar 'jelek' seumpama gambar porno.
Menjelang
berakhirnya tahun 2018, pasti kita merasakan atau sekurang-kurangnya mengetahui
ada teman-teman kita yang merasakan akun FB-nya diretas oleh orang lain. Lalu
akun kita itu dipakai untuk berbagai keperluan seperti meminta atau meminjam
uang, mengirimkan gambar-gambar tak layak dan banyak keperluan lainnya.
Lalu bagaimana
kita mengantisipasi sekaligus menghindarinya? Salah satu strategi adalah dengan
terus aktif mengefektifkan penggunaan FB itu. Jangan sekadar memiliki akun tapi
tidak atau jarang digunakan. Pakailah FB untuk benar-benar mengenal teman FB
kita dengan baik hingga kita tahu sifat dan gaya tulisannya melalui FB.
Ketika ada pesan
atau status teman kita yang ditujukan kepada kita dengan gaya dan karakter lain
dari biasanya, maka kita dapat menyimpulkan bahwa itu bukan pemilik sebenarnya.
Jadi, selain sering kontak langsung (video call FB) juga berusaha memahami
betul gaya atau kebiasaan teman kita di FB. Tip sederhana ini, tentu akan
berguna untuk menghindari penipuan dari siapapun melalui FB.***
Posting Komentar
Berikan Komentar Anda