BREAKING NEWS

Senin, 13 Oktober 2014

Sekarung Uang untuk Doa Yusuf Mansur



Dari Google
INTI cermah ustaz Yusuf Mansur malam Ahad --Sabtu Malam-- (11/ 10/ 14) lalu adalah pentingnya bersedekah jika ingin mengatasi masalah. Ustaz Yusuf Mansur memang terkenal sebagai 'ustaz sedekah'. Dimanapun dia berceramah, selalu menyampaikan pentingnya bersedekah kepada jamaah. "Apakah sampeyan punya masalah atau punya hajat? Maka belilah dengan sedekah!" katannya berulang-ulang di awal ceramahnya, di hadapan seribuan pengunjung di halaman panggung Putri Kemuning Costal Area, Karimun.

Ustaz bertubuh agak kecil ini memang diundang Pemda Karimun untuk menyirami masyarakat Karimun bersempena Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Karimun ke-15 tahun 2014. Tidak terasa, lahir dengan Undang-undang No 53 tahun 1999, ternyata Kabupaten Karimun sudah berusia 15 tahun pada 12 Oktober ini. Salah satu kegiatan yang selalu dilaksanakan Pemda setiap tahunnya adalah mendatangkan pencermah kondang dari Ibu Kota. Pada HUT tahun-tahun lalu, pernah hadir Airifin Ilham, AA Gym dan beberapa ustaz terkenal lainnya. Kali ini, giliran Ustaz Yusuf Mansur yang diundang. Dia memang terkenal dengan tausiahnya tentang sedekah selain dia juga mengasuh pesantren tahfizu quran.

Lalu malam kemarin itu dia berkisah banyak pengalaman orang dan pengalamannya sendiri yang karena sedekah dapat menyelesaikan berbagai masalah. Dari hidup susah, banyak utang, ingin punya anak, ingin hidup tenang dan apa saja, kata ustaz solusinya adalah bersedekah. Jangan ragu-ragu untuk bersedekah. Begitu dia terus berulang-ulang mengingatkan jamaah. Dan diia, katanya sudah benar-benar membuktikannya dalam kehidupannya.

Beberapa pengalaman dia ceritakan untuk memberi rasa yakin kepada jamaah. Suatu hari, katanya berjumpa seorang satpam pangkalan minyak (SPBU) yang mengeluh hidup susah. Dengan gaji Rp 1,4 juta security itu berkeluh-kesah kepada ustaz perihalnya susahnya hidup dengan gaji satu juta lebih itu. Kontan saja ustaz menganjurkan kepada lelaki itu untuk bersedekah. "Bersedekahlah, maka kegelisahan Anda akan sirna," begitu kira-kira pesan ustaz kepada lelaki itu.

Tapi laki-laki itu malah kaget. Apa yang mau disedekahkan, gajinya saja tidak cukup, kata sang satpam. "Apa saja bisa sedekahkan. Kalau perlu motornya disedekahkan," tegas ustaz lagi. Sang lelaki tambah heran dan tidak percaya. Tapi ustaz terus mendesaknya untuk bersedekah agar bisa mengatasi masalahnya. Dan karena tidak ada satupun yang bisa disedekahkan akkhirnya ustaz menyuruhnya untuk kasbon alias meminjam uang di kantor. Dan uang pinjaman itu nanti disedekahkan semuanya.

Singkat kisah, lelaki itu benar-benar melakukan nasihat ustaz. Dia meminjam satu bulan gaji untuk disedekahkan. Atasan dan teman-temannya yang justeru heran menyaksikan apa yang dilakukan lelaki itu. Singkat kisah lagi, ternyata lelaki itu kelak menjadi petugas yang disayang atasan karena rajin bersedekah. Dan tentu saja hidupnya mulai tenang karena sebagai pegawai kesayangan akan selalu mendapat kemudahan. Itu kisah lelaki satpam itu.

Lain lagi kisah ketika ustaz Yusuf Mansur berceramah di hadapan para polisi di Malang. Ketika dia menganjurkan bersedekah untuk mengatasi masalah-masalah yang dihadapi, ada dua polisi yang tak pernah menduga akan mengalami pengalaman hebat. Dua polisi ini ternyata di hatinya mengatakan ingin naik haji tapi ongkos tidak ada. Dan ketika dia yakin dengan pesan ustaz, dua polisi ini termasuk yang ikut bersedekah ramai-ramai bersama polisi lain. Semua isi dompetnya dikeluarkannya untuk disedekahkan, pada saat itu.

Apa yang terjadi? Kisah ustaz Mansur, ternyata ketika Imam Sudais (Imam Masjid Haram) berkunjuung ke Indonesia dan sampai ke Malang, bertanya kepada dua polisi yang menjadi pengawalnya hingga ke Bandara, "Apakah sudah pernah naik haji?" tentu saja dia menjawab, belum. Dan subhanalloh, keduanya diundang oleh Imam Sudais untuk ke Mekkah dan menjadi tamunya di bulan haji. Bayangkan, siapa sangka dua polisi itu akhirnya bisa naik haji.

Pesan-pesan ustaz malam itu memang sangat memukau jamaah. Dia benar-benar meyakinkan jamaah bahwa untuk menyelesaikan masalah atau menginginkan hajat tercapai, ya bersedekahlah. "Belilah hajat dan masalah itu dengan sedekah," pesan-pesannya berulang-ulang. Dan tahukah Anda? Percaya atau tidak, malam itu ketika sesi bersedekah dibuka dengan membentangkan kain untuk menampung sedekah jamaah, hampir semua jamaah yang hadir malam itu mengeluarkan uang untuk sedekah. Bahkan ada ibu-ibu yang rela emas di jarinya dibuka dan dimasukkan ke kain itu untuk disedekahkan.

Akhirnya malam itu, terkumpullah sekarung uang ditambah beberapa perhiasan dari pengunjung dan pendengar ceramah ustaz Yusuf Mansur. Konon uang itu kurang lebih Rp 160 juta. Jumlah yang fantastis. Harapan akan terkabulnya doa sang ustaz untuk hajat-hajat yang sudah ada di setiap hati pengunjung, benar-benar mereka buktikan dengan memberikan sedekahnya malam itu. Semoga saja doa ustaz itu dikabulkan Allah sebagaimana harapan para jamaahnya.***

Posting Komentar

Berikan Komentar Anda

 
Copyright © 2016 koncopelangkin.com Shared By by NARNO, S.KOM 081372242221.