BREAKING NEWS

Kamis, 23 Oktober 2014

Persahabatan Pendidikan

Ketika Dijamu Makan Malam
Persahabatan beberapa orang Kepala Sekolah dengan dokter Yusrizal sesungguhnya tidaklah sekedar persahabatan biasa. Tidak sekedar persahabatan demi silaturrahim belaka. Persahabatan itu jauh lebih tinggi nilainya, menurut saya. Ada nilai-nilai mulia di dalamnya. Itulah persahabatan pendidikan.


Saya sendiri termasuk salah seorang yang konsisten menjaga hubungan persahabatan itu. Selain memang sebagai sesama muslim mesti menjaga dan memperkokoh hubungan persahabatan ini, saya merasakan bahwa persahabatan ini tidak hanya bermanfaat untuk diri sendiri tapi juga untuk institusi. Sekolah benar-benar ikut terbawa dalam persahabatan ini.

Di satu sisi, anggota dewan provinsi itu mungkin berharap dukungan suara ketika Pemilu diadakan walaupun dia tidak pernah terdengar meminta secara langsung meminta dukungan itu. Di sisi lain, sebagai Kepala Sekolah, kami yang 'istiqomah' menjaga persahabatan ini juga menerima manfaat untuk sekolah yang kami kelola. Hubungan kebutuhan antara sekolah yang memerlukan anggaran dengan sang anggota dewan yang memerlukan dukungan (suara) memang sepantasnya dipeliharan. Anggota dewan adalah pemegang kuasa menentukan anggaran.

Di periode 2009-2014 lalu, dokter Yusrizal sangat konsen memberikan perhatian anggaran pembangunan yang diperlukan sekolah. Itu yang saya rasakan sebagai Kepala Sekolah dan pemerihati pendidikan. Sebenarnya, tanpa hubungan persahabatan khusus ini, menurut catatan ternyata perhatian besar Yusrizal terhadap kemajuan pendidikan tidak diragukan. Ada banyak sekolah yang menjadi perhatiannya dalam menetapkan anggaran, walaupun pimpinan sekolah tersebut tidak mengenal dokter Yusrizal.

Saya menulis catatan ini, sesungguhnya sebagai apresiasi saya terhadap anggota dewan yang memang sangat kuat perhatiannya terhadap pendidikan di provinsi Kepri. Sebagai wakil Dapil Kabupaten Karimun di DPRD Provinsi Kepri, perhatian kuatnya kepada sekolah-sekolah di kabupaten berazam ini memang terasa lebih tinggi. Perhatian itu terasa melebihi dugaan jika dibandingkan dengan sekian anggota dwan lain yang juga berasal dari Dapil Karimun.

Tanpa bermaksud mengecilkan apalagi menghilangkan perhatian anggota dewan lainnya, namun perhatian Dokter Yusrizal memang terasa istimewa. Dia tidak segan-segan bertanya kepada kami para Kepala Sekolah perihal kebutuhan apalagi yang ada di sekolah. Ketika kami lupa bertanya, justeru dialah yang memulai pembicaraan untuk mengingatkan kebutuhan pembangunan sekolah.

Sangat kita harapkan semua anggota dewan lainnya mempunyai perhatian yang sama besarnya kepada pendidikan di provinsi umumnya, dan kepada kabupaten ini pada khususnya. Jika pun tidak memberikan 'uluran' dalam bentuk lain, namun kebutuhan akan pembangunan bidang pendidikan ini sangatlah diharapkan. Semoga persahabatan pendidikan ini terus bertahan dan terbina dengan baik, amiin!***

Posting Komentar

Berikan Komentar Anda

 
Copyright © 2016 koncopelangkin.com Shared By by NARNO, S.KOM 081372242221.