![]() |
| Bersama dlm Perpisahan |
Di luar dua komponen ini juga akan menjadi penentu kesuksesan pemblejaran. Guru dan siswa memerlukan suasana (tempat) yang nyaman, adem dan tenang dalam pembelajaran. Guru dan siswa juga perlu pisik dan mental yang siap dalam mengikuti proses pembelajaran. Guru dan siswa juga memerlukan dorongan dan motivasi lain dari orang-orang di sekitarnya. Dan mungkin banyak lagi kompenen lain yang juga akan menjadi penentu kesuksesan pembelajaran.
Kata kunci persahabatan yang harus terbangun antara siswa dan guru memang sangat fital. Dalam mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai guru, boleh saja guru sudah menyusun rencana yang baik. sudah mempersiapkan diri dengan baik (menjaga kesehatan, kenyamanan pikiran, dll); sudah masuk kelas dengan tertib dan waktu yang benar. Dan mungkin banyak lagi strategi guru agar menjadi yang baik, sudah dilaksanakan. Tapi hubungan yang akrab dengan siswa tetap saja akan menjadi kata kunci.
Lalu bagaimana agar harmonisasi hubungan guru-siswa terjalin dengan baik? Sudah banyak dikemukakan para pakar tentang jawaban pertanyaan ini. Di Undang-undang Guru dan Dosen (UU No 14/ 2005) sebenarnya juga sudah ada penegsan dan penjelasan perihal fungsi dan tugas guru. Tapi beberapa saran berikut ini dapat dipertimabngakan bagaimana harmonisasi hubungan guru dan siswa berjalan dengan baik.
1) Menjalin hubungan dengan landasan kasih-sayang;
2) Mencurahkan fungsi dan tanggung jawab profesional secara utuh;
3) Menjunjung tinggi harga diri, martabat dan perasaan siswa;
4) Melaksanakan perinsip kebenaran dan kejujuran serta disiplin.
Dan pasti masih banyak langkah dan strategi yang dapat ditempuh guru dalam rangka menjaga hubungan baik ini. Di sinilah akan terjalinnya persahabatan antara guru dan siswa. Pembelajaran akan sukses jika persahabatan ini terus bertahan. Semoga!***

Posting Komentar
Berikan Komentar Anda