KETIKA Tim Sosialisasi SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) Umrah (Universitas Maritim Raja Ali Haji) datang ke Karimun pada 4 Februari 2015 lalu, itu merupakan sosialisasi kedua yang diikuti para Kepala Sekolah SLTA se-Kabupaten Karimun. Sebelumnya sudah dilakukan oleh UR (Universitas Riau) dan UIN (Universitas Islam Negeri) Suska yang keduanya melaksanakannya secara bersama.Kedua Perguruan Tinggi (PT) terakhir, yang keduanya beralamat di di Ibu Kota Provinsi Riau, Pekanbaru itu melakukan sosialisasi jauh sebelum Umrah melaksanakan kegiatan yang sama. Mengapa PT yang lokasinya di luar provinsi sendiri justeru lebih duluan datang ke Karimun berbanding PT yang ada di depan hidung sendiri?
Yang menarik dari sosialisasi yang dilaksanakan oleh Umrah (Tanjungpinang, Kepri) itu adalah karena ternyata keterlambatan pelaksanaan sosialisasi Umrah yang jaraknya ke Karimun lebih dekat berbanding UR dan UIN Suska disebabkan oleh kurang atau tidak adanya anggaran untuk kegiatan ini. Padahal tim ini perlu melalui pulau-pulau yang sangat jauh dari Tanjungpinang. Kira-kira begitu salah seorang anggota tim memberi alasan.
Tentu saja ini alasan yang kurang simpati. Akhirnya salah seorang Kepala Sekolah memberikan saran, agar Umrah datang langsung saja ke sekolah. Lho, kok? Maksud si pimpinan salah satu Kepala Sekolah itu, Umrah bisa mencontoh beberapa PT yang justeru lebih duluan datang ke Karimun, bahkan langsung ke sekolah ebrbanding yang dilakukan UR dan UIN itu. Caranya?
![]() |
| Sosialisasi Umrah |
Dengan membawa berbagai brosur, para mahasiswa yang masih aktif itu dengan lebih leluasa menyampaikan ke adik-adiknya di sekolah. Mereka juga lebih lama dan lebih aktif bersama adik-adik kelasnya itu. Dengan begitu, PT tidak harus mengeluarkan biaya sebagaimana yang menjadi keluhan PT Negeri di provinsi sendiri itu. Menyedihkan, ternyata anak-anak Kepri justeru tidak atau belum terlalu mengenal PT di negeri sendiri. Justeru anak-anak Kepri lebih banyak pergi ke luar provinsinya untuk berburu ilmu.
Jadi, tidak berlebihan ketika para Kepala Sekolah pada saat sosialisasi Umrah itu mengingatkan Umrah untuk datang langsung ke sekolah-sekolah yang ada di provinsinya sendiri. Dalam peraturan SNMPTN sendiri juga diwajibkan kepada calon mahasiswa yang akan memilih dua PT dalam seleksi yang akan diikutinya, salah satunya adalah Umrah sendiri. Nah, bagaimana memilih Umrah jika calon mahasiswanya tidak seberapa mengenal calon PT yang akan diminatinya?***

Posting Komentar
Berikan Komentar Anda