![]() |
| M. Rasyid Nur dan Azhar, Dewan Hakim |
Seperti saat ini (dari 1 s.d. 4 Febuari 2015) berlangsung MTQ Tingkat Kecamatan Meral (Kab. Karimun) yang pembukaannya secara resmi dilakukan oleh Bupati Karimun, H. Nurdin Basirun empat hari lalu. Diikuti oleh enam kelurahan se-Kecamatan Meral, pastilah akan menyedot ramai manusia dalam pelaksanaannya.Tidak hanya menyaksikan duta-duta kelurahannya tapi juga ada acara lain di arena MTQ, seperti bazar. Ini juga menjadi salah satu daya tarik MTQ.
Tidak hanya peserta saja yang akan sibuk memeprsiapkan dan mengikuti kegiatan. Akan ada juga penggembira, panitia dan masyarakat umum lainnya yang mungkin hanya untuk ikut-ikut saja. Para undangan dari kecamatan sebelah juga akan hadir, bisanya. Tegasnya dalam setiap even MTQ setingkat kecamatan --apalagi tingkat di atasnya-- selalu akan melibatkan ramai umat.
Itulah sebabnya (mungkin) bupati ketika memberikan pidato pengarahan dalam pembukaan itu menegaskan pentingnya memeliharan dan memperkuat persatuan sesama umat. "Pembangunan daerah akan sukses jika semua masyarakat bahu-membahu dan menyatu dalam kebersamaan," imbaunya. Sesungguhnya kegiatan semacam MTQ yang melibatkan ramai manusia ini, adalah kesempatan terbaik bagi masyarakat untuk memperkokoh persatuan. "Inilah momen kita menyatu. Merasa satu dalam satu harapan masyarkat yang sejahtera," kata bupati malam itu. Dia juga mengingatkan kembali bahwa untuk membangun tidak bisa diserahkan kepada satu pihak saja. Semuanya wajib terlibat.
Saya setuju dan sependapat dengan ajakan orang nomor satu Kabupaten Karimun itu. MTQ adalah arena bersatunya masyarakat (umat) dalam melaksanakan dan mengamalkan isi kandungan alquran. Sebagai pedoman umat (bahkan siapa saja tanpa melihat agama) sesungguhnya alquran banyak sekali memberi peringatan pesan agar manusia bersatu dan menjaga kebersamaan dalam melaksanakan kehidupan.
Di sinilah penekanannya bahwa MTQ memang tidak sekadar mencari juara membaca dan menghafal alquran untuk diikutkan pada lomba yang sama di tingkat atasnya. Pencarian juara hanyalah bagian kecil dari tujuan utama MTQ. Sebenarnya, tujuan disyurkannya MTQ adalah untuk syiarnya alquran. Dan ajaran utama alquran adalah untuk menyatukan umat itu sendiri. Allah dengan jelas mengingatkan perlunya menjaga kebersamaan dalam silaturrahim yang baik. Semoga saja MTQ ini akan mampu menyatukan umat. ***

Posting Komentar
Berikan Komentar Anda