BREAKING NEWS

Rabu, 18 Februari 2015

Harapan Rakor Disdik: Tingkatkan Mutu

HARI kedua Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi dan Prencanaan Pendidikan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, menampilkan fanelis dari Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun. Satu orang sekretaris ditambah empat orang Kabid (Kepala Bidang) memberikan laporannya. Itu di sesi pertama. Sementara sesi kedua tampil lima orang Kepala UPTD se-Kabupaten Karimun juga menjadi fanelis.

Begitu banyak materi laporan dari kesemua fanelis yang menjadi narasumber. Mulai dari evaluasi kegiatan sebelumnya sampai kepada usulan program untuk tahun yang akan datang. Namun dari sekian banyak materi dan program yang disampaikan, salah satu yang harus dicatat adalah program yang disusun oleh Sekretaris Dinas Pendidikan yang berisi 'peningakatan mutu pendidikan' di masa-masa yang akan datang. Tidak ada program peningkatan jumlah atau persentase kelulusan yang diajukan. Yang ada hanyalah usaha peningkatan mutu pendidikan.

Peningkatan mutu pendidikan adalah target meningkatnya standar mutu pendidikan dari satu waktu ke waktu berikutnya. Peningkatan mutu pendidikan selain mengacu kepada nilai-nilai akademis (pengetahuan) yang lebih penting adalah nilai keterampilan dan sikap atau karakter.Ketiga ranah ini bagaikan satu kesatuan yang satu sama lainnya tidak boleh dipisahkan.

Kekeliruan memfokuskan penilaian kepada nilai-nilai pengetahuan (kognitif) saja seperti selama ini terjadi, terbukti telah melahirkan manusia-manusia yang berpengetahuan luas tapi tidak memiliki keterampilan dan sikap yang baik. Ini jelas membahayakan eksistensi dan integrasi bangsa kita. Cita-cita mewujudkan negara yang kuat, sejahtera dan bermatabat tidak akan bisa dicapai selama masyarakatnya hanya memiliki ilmu saja tapi tidak memiliki karakter yang baik.

Justeru di antara ketiga ranah itu, sikap atau akhlak dan budi pekerti yang baiklah yang perlu diutamakan. Dengan begitu, keterampilan (skill) dan pengetahuan yang ada akan dikendalikan oleh karakter yang baik. Dari sinilah tindakan dan perbuatan yang baik dan mulia akan muncul. Jadi, peningkatan mutu pendidikan yang diharapkan itu adalah peningkatan sikap, keterampilan dan pengetahuan yang seiring dan sejalan. Tidak lagi mengutamakan salah satunya saja.

Sejalan dengan pandangan itu dan untuk mewujudkannya, diperlukan manajeman sekolah yang baik pula. Itulah yang sering disebut dengan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Manajemen berbasis sekolah ini akan kelihatan dari beberapa indikator seperti, 1) adanya harapan yang tinggi dari warga sekolah untuk berprestasi; 2) dirumuskannya visi-misi dan target yang jelas oleh sekolah untuk dicapai; 3) terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, tertib, disiplin dan aman; 4) adanya kemauan yang keras dari personal sekolah (guru/ pegawai) untuk berkembang, dan tentu masih banyak lagi yang dapat dirumuskan.

Mutu pendidikan di sekolah akan tercapai jika sekolah memulainya dengan mewujudkan beberapa indikator di atas. Pengetahuan, keterampilan dan karakter yang baik akan beriring seirama dengan perwujudan beberapa indikator tersebut.

Itulah salah satu tujuan yang ingin dicapai melalui rakor tahun ini. Peningkatan mutu pendidikan sudah menjadi target utama untuk dicapai. Maka peranan personal sekolah tentulah yang akan menentukan tercapai-tidaknya harapan ini.***


Posting Komentar

Berikan Komentar Anda

 
Copyright © 2016 koncopelangkin.com Shared By by NARNO, S.KOM 081372242221.