BREAKING NEWS

Minggu, 07 Desember 2014

Mereka Berhaji di Masjid Agung

LOMBA manasik haji antar siswa pada hakikatnya dimaksudkan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada peserta didik mengenai tata cara dan praktik haji. Bagi sekolah, keikutsertaan dalam lomba --apa saja, termasuk manasik haji--  adalah untuk membuktikan kemauan dan kemampuan peserta didiknya dalam memahami dan melaksanakan prkatik haji. Bagi sekolah juga sekaligus promosi diri untuk berbagai kegiatan siswa.

Pada tahun 2014 ini, tepatnya 22 November lalu, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun kembali melaksanakan Lomba Manasik Haji antar pelajar. Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini juga diadakan untuk tingkat TK/ RA, TPQ, SLTP/ MTs dan SMA/ MA/ SMK se-Pulau Karimun. Belum bisa mengikutsertakan seluruh pelajar di kabuapaten mengingat geografis yang berpulau-pulau. Berat bagi sekolah yang berada di luar Pulau Karimun untuk datang ke Karimun. Harus mengeluarkan biaya akomodasi dan transportasi sendiri. Panitia belum bisa memberikan biaya ini.

Meskipun semua peserta lomba baerharap menjadi pememang namun tentu saja pemenangnya hanya beberapa saja. Biasanya, hadiah hanya tersedia untuk juara pertama (1, 2, 3) dan hadiah harapan (1, 2, ) saja. Untuk tingkat SMA/ MA, misalnya, tahun ini pemenangnya adalah: Juara I dari SMA Negeri 4 Karimun; Juara II dari MAN Karimun Filial Tanjungpinang (MA USB); Juara III dari SMA Negeri 3 Karimun; Juara IV juga dari SMA Negeri 3 Karimun; Juara V MAS Yaspika dan Juara VI dari MA Darul Taufik.
Regu SMAN 3 Karimun: Juara III dan IV

Para siswa yang berhasil mengharumkan nama sekolah pada Lomba Manasik Haji tahun 2014 ini adalah para siswa yang oleh sekolah dipilih karena memang sebagai siswa pilihan untuk bidang manasik haji ini. Guru pembina pasti akan menyeleksi satu atau dua regu yang akan diikutkan dari sekian ratus siswa yang ada. Untuk satu regu hanya ada 5-7 orang siswa saja. Artinya, akan lebih banyak yang tidak bisa ikut dari pada yang bisa ikut.

Tentu saja yang menarik untuk dicatat adalah sikap dan kemauan para peserta untuk mengikuti lomba manasik haji ini. Seperti juga untuk menunaikan haji yang sesungguhnya, tidaklah semua siswa yang mau mengikuti lomba ini. Ini dapat dilihat dari animo dan motivasi siswa ketika mengikuti seleksi di sekolah. Tidak mudah bagai guru untuk mencari siswa yang mau ikut berlomba manasik haji ini.

Lalu apa motivasi siswa yang mau ikut ini? Satu-satunya keinginan mereka adalah bahwa suatu hari nanti mereka dapat pula menunaikan haji yang sebenarnya. Saat lomba ini mereka hanya diminta seolah-olah melaksanakan haji. Dari rukun dan wajib sampai ke beberapa sunat haji mereka praktikkan selama lomba. Itu semua mereka kerjakan dengan penuh khusyuk dan bersungguh-sungguh.

Nah jika saat ini mereka sudah mempunyai keinginan untuk berhaji ke Tanah Suci Mekkah, tentu saja itu belum akan terwujudkan. Sementara ini mereka cukup berhaji di Masjid Agung, Karimun atau di loka Gedung Balai Haji, Karimun saja dulu. Di dua lokasi itulah lomba manasik haji ini dilaksanakan. Ka'bah, mas'a, arafah dan tempat-tempat berhaji lainnya, mereka baru akan menemukannya di dua tempat ini saja. Semoga cita-cita mereka untuk berhaji yang sesungguhnya, dikabulkan Allah Swt, amin.***

Posting Komentar

Berikan Komentar Anda

 
Copyright © 2016 koncopelangkin.com Shared By by NARNO, S.KOM 081372242221.