BREAKING NEWS

Rabu, 06 Mei 2015

Saatnya Siswa Punya Blog

SUDAH selalu dihimbau dan diingatkan oleh para pakar atau penyuka bloger agar generasi muda Indonesia mengelola dan memiliki blognya sendiri. Para guru di sekolah juga meminta agar para siswa sebagai generasi muda bangsa memiliki blog pribadi. Dengan memiliki blog sendiri anak-anak muda generasi pengganti ini akan leluasa mengembangkan budaya literasi sekaligus memupuk imajinasi. Budaya tulis-menulis sangatlah penting buat generasi muda, terutama para siswa.

Budaya literasi adalah satu harapan yang masih terasa mudah diucapkan tapi masih sulit diwujudkan. Seperti juga budaya membaca, budaya menulis adalah sesuatu yang masih dalam angan-angan belaka. Belum dalam kenyataan. Sangat sedikit, jika tidak ingin menyebut tidak ada para siswa atau pelajar yang memiliki blog sendiri, terutama di daerah-daerah yang jauh dari kota. Padahal saat ini, dunia ini sudah tidak ada tepi dan tengahnya. Harusnya juga sudah tidak ada lagi kota dan desanya. Internet telah membuat dunia ini serasa kecil.

Sebenarnya beberapa blog pelajar sudah muncul di beberapa alamat. Bahkan ada komunitas blogger pelajar  seperti misalnya  http://www.bloggerpelajar.net/ yang merupakan kumpulan para siswa yang hobi menulis. Ada juga alamat blog kepunyaan pelajar secara personal seperti https://www.blogger.com milik Taufikurrahman ini, misalnya. Dan pasti masih ada yang lain, tentunya. Masalahnya, jika dibandingkan dengan jumlah siswa atau pelajar di Tanah Air ini, tentulah jumlah blog siswa ini masih sangat sedikit.

Seorang siswa yang memiliki blog sendiri akan dengan sendirinyamemiliki beberapa nilai-nilai positif. Seorang siswa yang menmgelola blog sendiri, tentulah dia adalah seorang siswa yang rajin membaca sekaligus menulis. Tidak mungkin dia menghasilkan tulisan-tulisan di blognya jika dia tidak mempunyai kesukaan membaca. Hanya dengan membaca seseorang akan terus bertambah pengetahuannya.

Selain memiliki kesukaan menulis-membaca, seorang siswa yang mengelola blog juga akan memiliki teman-teman, baik teman sesama pengelola blog (untuk komunitas di sebuah blog) maupun teman-teman lain yang membaca karya-karya di blognya.

Membuat atau mengelola blog sendiri tentulah sangat banyak manfaatnya, misalnya sebagai alat atau sarana berbagi dengan pembaca. Pengelola blog dengan karya-karya tulisnya secara otomatis akan berbagi ide, inspirasi dan aspirasi dengan pembaca atau pengunjung blognya.  Selain itu, tentu saja pengelolaan blog oleh para siswa akan memupuk kreativitas dan inovasi mereka. Dengan itu pula, pengetahuan dan pengalaman mereka akan terus bertambah luas.

Di luar berbagai manfaat di atas, malah ada juga manfaat ekonomi yang didapatkan oleh para pengelola. Dengan blog yang dikunjungi banyak pembaca, akan dengan mudah pengelolanya menghasilkan uang. Dari beberapa pengalaman pengelola yang sukses, ternyata dengan memasangkan iklan di blog tersebut akan dapat menghasilkan uang. Dan jika blog-blog yang dikelola ini mampu memenangkan berbagai lomba blog yang senantiasa ada, maka uang (hadiah) pun akan mengalir selain penghasilan dari iklan itu tadi..

Dengan tidak mengurangi harapan dari berbagai manfaat yang sudah dijelaskan di atas, sebenarnya harapan awal dari pengelolaan blog oleh para siswa adalah bagaimana membina dan memupuk budaya membaca dan menulis para siswa itu sendiri. Inilah harapan utama yang sesungguhnya dan perlu dituju terlebih dahulu. Oleh karena itu, mari didorong para siswa kita untuk masing-masing memiliki atau mengelola blog pribadinya.***

Posting Komentar

Berikan Komentar Anda

 
Copyright © 2016 koncopelangkin.com Shared By by NARNO, S.KOM 081372242221.